Ini Alasan Demokrat Usung Vera Nurlaela Jaman di Pilkada Serang 2018

0
Vera Nurlaela Jaman
Vera Nurlaela Jaman

RILITAS.COM, Serang – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat mengeluarkan surat tugas kepada Calon Wali Kota Serang Vera Nurlaela Jaman. Dengan begitu, Nuraeni, calon wali Kota dari internal Partai Demokrat harus mengurungkan niatnya mencalonkan diri pada Pilkada Kota Serang 2018 mendatang.

“DPP sudah memberikan surat tugas bagi Bu Vera untuk memenangkan pilkada dan membentuk koalisi,” kata Plt Ketua DPD Partai Demokrat Banten, Aeng Haerudin, di gedung Sekretariat Partai Demokrat Banten, Jum’at (3/11) malam.

Menurut Aeng, surat tugas ini mengisyaratkan sudah 90 persen pasti akan menjadi rekomendasi, dan hanya dikeluarkan satu saja.

Ketika ditanya pilihannya dengan tidak memberikan tugas tersebut kepada kader internal, Aeng mengklaim bahwa hal tersebut juga sudah diberikan kepada seluruh kader.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Serang, Amanudin Toha menyatakan, pemilihan Vera sebagai calon yang diusung oleh Partai Demokrat sudah melalui proses yang tepat.

“Penjaringan sudah kita lakukan secara transparan, dan hasil survei juga sudah kita buka. Jadi kita sudah menentukan, pilihan nanti adalah yang terbaik dari survei kemarin, dan kebetulan yang terbaik kemarin adalah bu Vera Nurlaela Jaman,” terangnya.

Menurut Toha, dengan adanya surat tugas, maka DPC Partai Demokrat Kota Serang akan memaksimalkan seluruh jajaran pengurus hingga tingkat bawah untuk memenangkan calon yang direkomendasikan DPP.

Sementara soal alasannya tidak memilih Nuraeni yang merupakan kader internal dan menjadi penantang ketat Vera dalam hasil survei, menurut Toha hal tersebut dikarenakan hingga batas waktu yang ditentukan tidak dapat memberikan kepastian koalisi partai yang akan mengusungnya.

“Partai Demokrat sudah memberikan peluang untuk bu Nuraeni hingga tanggal 15 Oktober untuk segera memberikan koalisi atau pasangan untuk menjadi calon walikota,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ketika awalnya mendengar akan ada pasangan Nuraeni dengan Subadri Ushuludin atau dengan Lalu Atharussalam. Namun pada akhirnya, Subadri ternyata memilih berpasangan dengan Syafrudin dan melakukan deklarasi pada Kamis (2/11) lalu.

“Sehingga mungkin keputusan yang kita ambil selaku ketua DPC maka kita mengambil hasil sesuai survei itu sendiri,” jelasnya.

Sebelumnya, dihubungi terpisah, Sekretaris DPD Partai Golkar Banten, Bahrul Ulum mengatakan, Partai Demokrat sudah resmi mengusung Vera sebagai calon Walikota Serang. Sementara soal calon pendamping untuk Vera, Bahrul menyatakan masih akan melakukan penjajakkan terlebih dahulu.

“Proses pendamping bu Vera masih dalam kajian, karena saya yakin bu Vera sangat hati-hati dan teliti dalam menentukan siapa pendampingnya. Karena pendamping ini tidak hanya melihat dari sisi bagaimana memenangkan pilkada Kota Serang, tapi juga melihat bagaimana pendamping ini mampu seiring sejalan dalam melaksanakan tatakelola pemerintahan Kota Serang 5 tahun yang akan datang,” ujarnya.

Menurutnya, nama pendamping Vera masih cukup dinamis. Bahrul menyatakan, hingga saat ini belum bisa memastikan apakah akan dipilih dari nama-nama calon yang sudah beredar ataukah belum.

“Tapi pastinya kalau bicara nama, orang akan lebih cenderung kepada nama-nama yang sudah muncul, karena selain dari keselarasan dalam memimpin tatakelola Kota Serang, tentu juga tidak dinafikan bahwa calon pendamping juga untuk mendongkrak dalam kemenangan pilkada Kota Serang,” jelas Bahrul.

Bahrul mengatakan, koalisi ini masih ada kemungkinan bertambah, namun ia belum dapat mempublikasikan partai mana lagi yang akan kembali merapat. (red/man)

LEAVE A REPLY