Melihat Calon Ketua Dema UIN Banten 2018

0

Oleh: Muhamad Syamsul Hidayat

RILITAS.COM, Opini – Pemilihan umum mahasiswa UIN SMH BANTEN digelar hari ini, Selasa  6 Februari 2018, di ikuti oleh tiga pasangan calon ketua dan wakil Dewan Mahasiswa (Dema) Universitas.

Akhir akhir ini banyak teman-teman yang bertanya kepada saya baik secara langsung maupun lewat media sosial soal pilihan besok, tapi saya selalu menjawab silahkan menilai sendiri calon nya dan pilihan ada di temen temen semua.

Namun setelah saya fikir lagi rasanya perlu untuk  memberi tahu penilaian saya agar menjadi pertimbangan teman-teman untuk tidak salah dalam memilih.

Pertama saya memilih pasangan calon yang memiliki kualitas pribadi dan akademis nya, lalu memiliki visi dan gagasan ke depan serta pengalaman untuk bisa memimpin dema universitas.

Dengan melihat dari ketiga calon dan berbagai pertimbangan nya saya memilih No.1 Farhan dan Ali.

Secara akademis keduanya sangat baik dengan diatas rata rata tidak ada hambatan secara mata kuliah dan yg lain nya, sehingga ketika terpilih mereka konsentrasi penuh mengemban amanah nya

Secara Organisasi, Farhan yang juga Anggota UKM PRIMA ini satu satu nya calon yang berasal dari Internal Unit Kegiatan Mahasiswa dan Ali lebih banyak aktif di eksternal di bidang advokasi dan sosial.

Melihat dari segi Pengalaman, Farhan dan Ali tidak diragukan lagi keduanya adalah pemimpin yang sukses menjadi Ketua dema fakultas Tarbiyah dan Fakultas Syariah, ini kombinasi pasangan terbaik untuk menjadi ketua dan wakil ketua Dema Universitas.

Secara ide dan gagasan, mereka mempunyai visi yang brilian untuk memajukan kampus dan dema uin, dengan (Ten commandement) 10 program prioritas nya yang itu tidak dimiliki pasangan lain.

Tidak hanya ditanya soal pilihan, banyak juga yang bertanya kepada saya tentang pandangan pasangan calon lain, begini jawabannya:

Saya mengenal dede suherly sebagai ketua dema fakultas dakwah yang sukses menjalankan amanahnya, namun sebetulnya dia lebih konsentrasi di bidang bisnis nya, Fajrudin saya kenal baik beliau ketua Hmbm tahun lalu dan sekarang aktif di dema fakultas, sebaiknya ia lulus tahun ini karena bidik misi tidak boleh lewat semester 8.

Hasbi adalah sahabat saya, tahun lalu aktif di sema fakultas fuda, beliau sekarang semester 10 sebetulnya tidak ideal untuk jadi ketua dema, karena ketua dema harus baik secara akademis nya, kalo semester 10 sudah waktunya lulus, kalopun terpilih akan menjadi contoh yang buruk.

Fakhri yang saya tahu ia ketua sema tarbiyah yang baru, karena yang lama telah mengundurkan diri, jika di lihat sebetulnya keduanya belum punya pengalaman memimpin di dema fakultas, karena keduanya aktif di sema fakultas, saya tidak tahu apakah mereka berdua salah daftar atau tidak.

Semoga beberapa penilaian diatas menjadi referensi teman teman dalam memilih besok, karena jangan memilih tanpa alasan (ikut ikutan),  memilih lah dengan hati nurani dan penilaian yang rasional anda sebagai mahasiswa.

Saya berharap besok acara pemilihan umum mahasiswa berjalan dengan lancar dan khidmat, siapapun pemenang nya semoga bisa membawa kampus dan Dema UIN lebih baik.

Penulis,

Ketua Dema UIN SMH Banten

LEAVE A REPLY