Ibrahimovic Sempat Coba Gagalkan Transfernya ke PSG

0
Zlatan Ibrahimovic saat masih membela PSG © AFP
Zlatan Ibrahimovic saat masih membela PSG. (Foto: AFP)

RILITAS.COM, Olahraga – Bomber gaek asal Swedia Zlatan Ibrahimovic mengungkapkan bahwa ia sempat berusaha menolak untuk pindah ke PSG pada 2012 silam.

Ibrahimovic memperkuat AC Milan sejak tahun 2010. Di tahun perdananya ia masih berstatus pemain pinjaman dari Barcelona.

Barulah di tahun berikutnya, Milan resmi memilikinya secara utuh. Sebenarnya setelah tiba di San Siro, ia meneken kontrak berdurasi empat tahun.

Akan tetapi Milan akhirnya melepasnya di akhir musim 2011-2012. Ibrahimovic kemudian berlabuh ke PSG setelah klub asal Paris itu menebusnya sekitar 20 juta Euro.

Di PSG, Ibrahimovic dikontrak selama tiga tahun. Di sana ia menerima bayaran sebesar 14 juta euro per tahunnya, plus bonus.

Jumlah itu lebih besar dari yang diterimanya di Milan. Tepatnya berselisih dua juta euro. Jumlah itu membuatnya jadi pemain bergaji termahal kedua di dunia setelah Samuel Eto’o.

“Ini adalah langkah besar dalam karir saya dan mimpi lain yang menjadi kenyataan. Saya sangat senang karena ini adalah proyek yang saya ingin terlibat.”

“Saya ingin menjadi bagian dari sejarah klub. Saya di sini untuk menang dan tidak ada lagi.”

Namun pada akhirnya terkuak bahwa Ibrahimovic sebenarnya sempat mencoba berontak dan tak ingin pindah ke Prancis. Hal ini terungkap melalui buku autobiografinya yang baru dan dikutip oleh Calciomercato.

“Suatu hari saya menemukan lima panggilan telepon yang terlewatkan dari Mino (Raiola). Kami mendengar dan ia mengatakan kepada saya: ‘OK, Leonardo akan menelepon.’ Saya pikir: ‘Leonardo?’ Kemudian saya mengerti: ‘Leonardo, direktur olahraga PSG.’ Kemudian saya berkata, ‘Dengar, saya tidak akan menjawab, Galliani telah menegaskan kepada saya bahwa mereka tidak akan menjual saya.’ Tetapi Mino memberi tahu saya: ‘Ya, saya tahu.’”

“Ketika saya berbicara dengan Mino, saya mengatakan kepadanya bahwa kami harus menyulitkan PSG, bahwa kami akan mengatakan kepada mereka bahwa ia ingin mempertahankan gaji yang sama seperti di Milan, saya ingin membuat mereka mengatakan sesuatu seperti ‘Anda melebih-lebihkan, cukup.'”

“Kemudian saya memberi tahu Mino untuk menambahkan banyak hal dan saya mencatatnya satu demi satu. Ketika kami pergi, saya memberi tahu Helena, kekasih saya, bahwa mereka tidak akan pernah menerimanya. Tidak ada peluang, tetapi hanya dalam dua puluh menit, Mino menelepon saya kembali dan apa yang ia katakan adalah, ‘Anda memiliki semua yang Anda minta.’”

LEAVE A REPLY