Tak Juga Diperbaiki, Warga Kedaung Tangerang Keluhkan Rusaknya Akses Jalan

0
RILITAS.COM, Tangerang  Warga Desa Kedaung, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan rusaknya akses jalan di Jalan Utama Desa Kedaung – Jenggot, perbatasan antara Kabupaten Tangerang dengan Kabupaten Serang.
Jalan sepanjang 3 km itu diketahui telah mengalami kerusakan sejak tahun 2010 silam. Hingga kini, jalan yang terletak di ujung perbatasan ini tak kunjung diperbaiki dan luput dalam pembahasan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mekar Baru.
Kepala BPD Desa Kedaung Muhammad mengungkapkan, masih banyak jalan di desa ini yang rusak. Pihaknya sudah berupaya dalam mengajukan perbaikan. Kerusakan itu cukup serius, dan merupakan jalur yang banyak dilalui masyarakat. Selain itu juga menjadi pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan. Karena itu, pihaknya meminta pemerintah untuk segera diperbaiki.
“Jalan ini rusaknya sudah parah, dan masuk musim hujan pasti banyak genangan air juga. Tapi, pemerintah daerah selalu belum ada respon baik, Padahal, dalam Musrenbang sudah 4 kali jalan itu sering diusulkan, namun tidak pernah di setujui,” ungkapnya.
Menurut  Warga Kedaung Jayadi (35) mengatakan, tak hanya di Jalan Kedaung, kerusakan parah juga terjadi di jalan perbatasan desa, dan juga jembatan penghubung antar desa sangat sempit,  hanya bisa dilalui oleh 1 kendaraan mobil kecil. Bilamana musim penghujan tiba, akses jembatan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda 4, karena arus deras dan sering juga mobil terpeleset di jembatan.
“Jalan tersebut, telah rusak selama 5 tahun dan sampai sekarang tak kunjung diperbaiki. Mirisnya, jalan rusak ini adalah jalan perbatasan antara dua Kabupaten, seharusnya Pemerintah Daerah harus mengutamakan akses infrastuktur jalan penghubung dua daerah ini,” katanya.
“Sebagai warga Desa Kedaung, kami sangat prihatin atas kerusakan jalan disini. Saya berharap, Pak Bupati Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, agar memprioritas pembangunan jalan ini, untuk masyarakat Desa Kedaung adalah warga pelosok di ujung Kabupaten Tangerang, mohon kiranya infrastuktur jalan desa kami lebih diperhatikan,” harapnya. (uci)

LEAVE A REPLY