ACT dan HP2B Berangkatkan Empat Truk Bantuan ke Banten dan Sukabumi

0
Para pengungsi korban tsunami tidur di teras pertokoan di Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (24/12).
Para pengungsi korban tsunami tidur di teras pertokoan di Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (24/12).

RILITAS.COM, Bandung – Merespons bencana yang terjadi di Banten dan longsor Sukabumi, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Barat bersama Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B) bersinergi menyalurkan bantuan untuk para korban terdampak.

Penyerahan bantuan dilakukan di depan Pasar Baru, Jalan Otto Iskandar Dinata, oleh Ketua HP2B, Iwan Suhermawan, dan diterima oleh Kepala ACT Jabar, Renno I Mahmoeddin, Senin (7/1/2019).

Iwan mengatakan bahwa penggalangan dana bantuan kemanusiaan yang dilakukan oleh para pedagang HP2B sebenarnya selalu dilakukan secara rutin.

Kali ini pun, kata Iwan, para pedagang tergerak untuk memberikan bantuan kepada para korban bencana tsunami di Banten dan Sukabumi.

“Kami melakukan penggalangan dana selama satu minggu. Alhamdulillah dalam penggalangan dana itu terkumpul uang tunai sebanyak 15.963.000 rupiah dan pakaian dewasa dan anak, laki-laki dan perempuan, sebanyak 32 bal,” kata Iwan di sela penyerahan bantuan.

Menurut Iwan, bantuan yang dilakukan HP2B terasa masih belum maksimal. Untuk itu, rencananya, para pedagang akan kembali melakukan pengumpulan dana.

“Rencananya kami akan menggelar aksi bantuan lagi selama satu minggu. Ini karena kami merasa bantuan yang diberikan belum maksimal. Kami mendengar dari rekan-rekan ACT Jabar bahwa bantuan yang dibutuhkan sangat besar karena jumlah korban sangat banyak. Pakaian menjadi salah satu bantuan yang sangat dibutuhkan saat ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala ACT Jabar, Renno I Mahmoeddin, mengatakan bahwa dalam pengumpulan bantuan saat itu, pihak ACT Jabar berhasil mengumpulkan sebanyak 4 truk pakaian dari HP2B yang akan langsung disalurkan kepada para korban bencana di Banten dan Sukabumi.

“Alhamdullilah selama satu pekan kami menggalang kepedulian, terkumpul donasi barang bisa sampai empat truk yang berisi bantuan berupa sembako, pakaian, peralatan bayi, tenda dan lain-lain. InsyaAllah ini tahap pertama,“ ujar Renno.

Upaya pemberian bantuan untuk korban tsunami Selat Sunda dan longsor Sukabumi, menurut Renno, terus dikerahkan.

Sementara ACT Jabar mencoba menggalang kepedulian warga Bandung dan sekitarnya untuk memberikan bantuan terbaik bagi korban terdampak selama satu pekan terakhir.

“Dan ACT Jabar juga bersinergi dengan HP2B untuk menyalurkan bantuan,” katanya.

Sebanyak empat truk itu, kata dia, langsung bergerak saat itu juga dari Pasar Baru Bandung menuju tempat tujuan yaitu Posko Induk di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, serta posko di Kecamatan Solok, Sukabumi, yang diperkirakan sampai pada malam hari. (Trib/*)

LEAVE A REPLY