Gelar Deklarasi, Pekerja Bandara se-Indonesia Kini Miliki Wadah

0
paguyuban pekerja bandara seluruh Indonesia (PAGJABSI) gelar deklarasi
paguyuban pekerja bandara seluruh Indonesia (PAGJABSI) gelar deklarasi

RILITAS.COM, Tangerang – Guna mempersatukan paguyuban pekerja bandara di Indonesia, Paguyuban Pekerja Bandara Seluruh Indonesia (PAGJABSI) menggelar deklarasi, pada Selasa (07/08/2018), di Gedung Olahraga (GOR) Kecamatan Neglasari, Tangerang.

PAGJABSI lahir karena ingin menyatukan suara dari berbagai serikat pekerja yang ada di seluruh bandara Indonesia. Atas keinginan mereka yang bekerja di bandara dengan harapan bisa menyampaikan keluhan, mendapatkan perlindungan atas hak sebagai warga negara untuk dapat hidup dengan sejahtera, serta penerapan undang-undang 13 ketenagakerjaan Republik Indonesia sebagai mana mestinya.

“PAGJABSI lahir bukan untuk merusak dan  membuat hubungan industrial yang mungkin selama ini terlihat baik bahkan terasa nyaman. Berharap dengan adanya paguyuban ini, kami bisa menampung keluhan dari para pekerja bandara se-Indonesia, yang nantinya akan kami sampaikan langsung ke pihak terkait,” jelas Edi Lesmana, ketua umum PAGJABSI.

Hal senada juga disampaikan sekjen PAGJABSI, Haryo, tujuan dibentuknya paguyuban ini adalah untuk mewadahi para pekerja bandara di seluruh Indonesia. “Ada 237 bandara di Indonesia, yang komersil ada sekitar 16 bandara. Semua pekerja bandara mengalami tekanan pekerjaan yang begitu tinggi, sementara pendapatan (gaji) yang diterima hanya UMP. Kami mengira UMP itu sama sekali tidak mendukung mereka hidup sejahtera. Seperti yang kita ketahui bersama, kehidupan di bandara itu segala sesuatunya serba mahal,” ujar Haryo.

PAGJABSI adalah kumpulan dari beberapa serikat pekerja yang ada di bandara dan beranggotakan ribuan pekerja, Diantaranya :
1.SIPERKASA (Gapura)
2.IKAGI ( awak cabin Garuda )
3. GEC ( GMF )
4.Sekar Sejahtera ( ACS)
5.SPASI ( Transportasi)
6. T1 ( Cleaner Bandara.
7.T2 ( Cleaning Bandara).

Sementara itu, hadir pula anggota DPRD provinsi Banten dari praksi PDI perjuangan. Komarudin. “Menghadiri kegiatan seperti ini mengingatkan saya kepada kawan saya yang ada di Sekar sejahtera (ACS), teringat akan kebaikannya, dan kesantunannya dalam berteman. Meskipun beliau sudah almarhum, saya merasa terpanggil untuk menghadiri acara ini. Suatu keharusan bagi saya untuk membantu temen-temen yang sedang memperjuangkan hak-hak mereka,” kata Komarudin. (uci)

LEAVE A REPLY