Pembunuhan Pemilik Warung Sembako di Cikeusik Pandeglang

0
Warga memadati rumah korban pembunuhan sadis di Cikeusik, Selasa, 13/2.( foto-ist)
Warga memadati rumah korban pembunuhan sadis di Cikeusik, Selasa (13/2/2018). ( foto-ist)

RILITAS.COM, Pandeglang – Siti Aminah, pemiliki toko kelontongan, warga Kampung Cikareo RT 01 RW 01, Desa Sukarawis, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten tewas, Selasa pagi (13/2/2018) sekitar pukul 8.30 Wib.

Ibu muda ini diduga menjadi korban perampokan disertai pembunuhan. Korban ditemukan tergeletak di lantai ruang tamu dalam posisi terlentang dan berlumuran darah. Satu unit motor merk Honda Vario warna merah dan perhiasan yang dipakai korban, diketahui raib.

Saat kejadian, suami korban, Memed, diketahui tidak berada di rumah karena sudah berangkat kerja di PLN Cikeusik.

“Suami korban tidak ada dirumah, sudah berangkat kerja di PLN Cikeusik,” kata H.Oleh (45) di lokasi kejadian, Selasa (13/2/2018).

Informasi yang berhasil dihimpun, tewasnya korban diketahui  oleh salah seorang tetangga korban,  yang melihat anak korban, Zikri (4), sedang sendirian di depan rumah.  Tetangga korban lalu menghampiri dan menanyakan keberadaan ibunya. Zikri,  menjawab dengan polos jika  ibunya sedang tidur dan bedarah.

Ketika diperiksa korban  sudah tergeletak di ruang tamu dengan posisi terlentang dan berlumuran darah, dengan luka sobek di bagian pelipis kiri. Korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Camat Cikeusik Dani Ramdani, mengaku belum bisa memberikan keterangan terlalu jauh, karena saat ini tengah menunggu tim dari Polres Pandeglang untuk menyidik.

Iya ada kejadian perampokan dan pembunuhan. Sekarang ini rumah korban juga sudah digaris polisi.  Tunggu  saja hasil penanganan oleh pihak Polres, nanti diinformasikan.” ungkapnya.

Kapolsek Cikeusik, AKP Tatang, membenarkan kejadian perampokan disertai pembunuhan tersebut.

“Saya sedang di lokasi. Tapi maaf, belum bisa memberikan keterangan, masih olah TKP, ” kata Kapolsek. (red)

LEAVE A REPLY