Bapenda Banten Adakan Diseminasi Pajak Bersama UMT Tangerang

0
Bapenda Banten gelar Diseminasi Pajak bersama UMT Tangerang. (Foto: Istimewa)
Bapenda Banten gelar Diseminasi Pajak bersama UMT Tangerang. (Foto: Istimewa)

RILITAS.COM, Tangerang – Menggandeng Universitas Muhamadiyah Tangerang (UMT), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten kembali menggelar diseminasi pajak bertemakan Bayar Pajak, Bebas Bergerak, Kamis (14/2/2019). Acara ini didukung oleh Jasa Raharja dan Kepolisian Daerah Banten.

Dalam sambutannya dosen UMT Prof. Aris Gumelar menyampaikan, kegiatan seminar ini dilaksanakan dalam rangka memberikan pemahaman kepada mahasiswa UMT khususnya tentang bagaimana manfaat dan tujuan pajak.

“Negara ini bergantung pada pajak. Pelaksanaan pembangungan tentunya bersumber dari pajak yang dibayarkan masyarakat, ” katanya.

Ia mengatakan, pajak memiliki manfaat besar bagi pertumbuhan ekonomi di suatu daerah. “Yang terpenting adalah manfaat dari pajak yaitu kita bisa menikmati fasilitas-fasilitas di daerah kita,” katanya.

Sementara, Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Provinsi Banten, Abadi Wuryanto menjelaskan, diseminasi pajak bertujuan menginformasikan bahwa pajak daerah itu merupakan elemen penting dalam pelaksanaan pembangunan.

“Sebagai masyarakat dan selaku warga negara wajib untuk patuh terhadap pembayaran pajak daerah. Terutama pajak kendaraan bermotor, pajak balik nama kendaraan bermotor, pajak air permukaan, pajak bahan bakar dan pajak rokok,” ucapnya.

PHOTO-2019-05-23-10-50-31

Ia melanjutkan, kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak saat ini hanya berkisar antara 10 hingga 40 persen. “Ada sekitar 5,1 juta unit kendaraan yang terdaftar di Provinsi Banten dan masih ada sekitar 2,3 juta unit kendaraan yang belum mendaftar ulang,” ungkapnya

Menurutnya, Bapenda sudah melakukan penelusuran data terkait kendaraan yang belum didaftarkan kembali. Namun dengan berbagai alasan, banyak masyarakat yang belum menyelesaikan kewajibannya.

“Sesuai dengan undang-undang, pajak daerah itu adalah wajib, bersifat memaksa dan jika tidak bayar akan dikenakan sanksi yaitu denda,” tuturnya.

Ia berharap, setelah diselenggarakannya diseminasi ini, mahasiswa dapat menginformasikan kepada masyarakat terkait pentingnya pajak, tarif pajak dan pajak daerah lainnya.

“Diharapkan mahasiswa bisa menyampaikan kepada keluarga maupun lingkungan sekitarnya bayar pajak itu wajib dan taatlah untuk membayar pajak agar tidak terkena denda. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat bermanfaat dan bisa sadar akan wajib pajak,” katanya. (adv)

LEAVE A REPLY