Kapal MVPP Sudah Aliri Listrik ke PLTU Sicanang

0
Ilustrasi Kapal MVPP.(Foto:Dok/Net)

RILITAS.COM, Medan – Kapal pembangkit listrik Marine Vessel Power Plant (MVPP) Karadeniz Powership Onur Sultan telah mensuplai listrik hingga 240 mega watt (mw) ke instalasi listrik di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sicanang.

General Manager PT Perusahaan Listrik Negara(PLN) Sumut Feby Joko Priharto menyebutkan, berdasarkan hasil tes net dependent capacity(NDC), MVPP Karadeniz Powership Onur Sultan Belawan sudah mengaliri 240 MW. Jika diperlukan lagi maka dapat tingkatkan pasokan listriknya hingga 10% sehingga total yang teraliri bisa mencapai 264 MW. Dengan kondisi itu MVPP Belawan dinyatakan sudah Commercial operation date(COD)atau operasi komersial mulai berlaku mulai hari ini pukul 00.01 WIB. Setelah memasuki masa COD maka grid code berlaku dan pembebanan mesin di bawah kendali PLN, Kamis (15/6)

Sementara stok bahan bakar HFO cukup satu bulan ke depan. Regional Director Asia Karpowership Indonesia Ufuk Berk mengatakan hal yang sama. “Malam ini (tadi malam) connecting 240 MW ke transmisi PLTU Sicanang,” ungkap dia di sela-sela penyaluran bantuan CSR PT Karpowership Indonesia di Kantor Lurah Belawan Sicanang, Jalan Kelapa, Belawan, Kamis (15/6). Namun, Ufuk tak berani menjamin pengoperasian kapal Karadeniz Powership Onur Sultan mengakhiri paceklik kelistrikan di wilayah Sumatera bagian utara. “Kami hanya mendistribusikan listrik dari kapal ke instalasi listrik PLN. Pendistribusian listrik ke masyarakat itu dilakukan PLN,” aku dia.

Pasokan listrik tersebut sudah sepenuhnya disalurkan ke instalasi listrik PLTU Sicanang setelah diproduksi melalui kapal listrik dengan mesin PLTD buatan Wartsila berkapasitas 18,81 MW/unit dengan jumlah total 24 unit dan mesin PLTU dengan kapasitas 2×15 MW itu. Menurut dia, kapasitas 240 MW itu dapat ditingkatkan lagi. “Bisa ditingkatkan menjadi 480 MW dan itu mungkin saja terjadi karena ada dalam perjanjian kontrak. Dan, 24 generator kami bisa mendistribusikan itu,” jelas dia. Namun, penambahan pasokan listrik tersebut membutuhkan waktu untuk kembali dilakukan proses instalasi dari kapal dengan panjang 295,82 meter, lebar 46 meter, dan gross register tonnage (GRT) sebesar 90.084 ton itu ke instalasi kelistrikan PLTU Sicanang.

“Kalau kapasitas dinaikkan, harus dipersiapkan selama enam bulan,” tandas Ufuk. Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara Sugiatno mengatakan, pihaknya sudah menerima dokumen MVPP Karadeniz Powership Onur Sultan. Hasil kajian, operasional kapal pembangkit listrik terbesar di dunia itu dalam ambang batas normal. “Dokumen lingkungan hidup kapal sudah diterima, yang menunjukkan memperkecil dampak bagi lingkungan hidup. Getaran dan kebisingan yang dihasilkan dari kapal relatif tidak berdampak,” kata dia.

Sementara itu, Camat Medan Belawan Ahmad berterima kasih atas kepedulian PT Karpowership Indonesia. Seperti inilah yang dibutuhkan warganya. Persoalan yang langsung dihadapi masyarakat saat ini adalah banjir yang kerap menggenangi rumah warga. Dia pun berharap ke depan CSR tersebut kiranya mampu menjawab persoalan yang dihadapi warga.(Ok)

LEAVE A REPLY