Zohri, Sang Juara yang Menemukan One Minute Awareness

0
Lalu Mohammad Zohri
Lalu Mohammad Zohri

Oleh : NAQOY (Founder Rumah Kesadaran)

RILITAS.COM, Opini – Lalu Mohammad Zohri kini telah terdengar hampir seluruh Indonesia, bahkan dunia. Pemuda yang berhasil menunjukkan dirinya bahwa mampu menjadi juara lari,walau awalnya diremehkan bahkan mendapatkan posisi kurang tepat, dalam dunia lari tentu saja nomer favorit adalah yang bagian tengah karena bisa melihat kanan dan kiri sementara yang ujung kanan atau ujung kiri adalah pelari pelengkap saja. Namun diremehkan justru membuat dirinya berhasil mencundangi pelari favorit dari Amerika Anthony Schwartz dan rekanya Eric Harisson, catatan waktu Zohri adalah 10, 18 detik (dengan percepatan angin searah pelari, 1,2  meter / detik).

Zohri, Pria berusia 20 tahun yang lahir tanggal 1 juli 2000  asal NTB ini berhasil menjadi juara di ajang Asosiasi International Federasi Atletik (IAAF WORLD  U-20  CHAMPIOANSHIP), pertama kali baginya mengikuti final ajang lari international. Ketika dunia tersorot dengan acara piala dunia yang sedang memasuki tahap-tahap akhir, berita Zohri menjadi momentum besar bagi Indoensia karena pertama kalinya memenangkan  lomba lari international sejak diadakan pertama kali tahun 1986.

Mari kita bahas apakah yang menjadi One Minute Awarenes bagi pemuda yang kini menjadi harapan besar dan motivasi banyak anak-anak untuk mengikuti jejaknya.

KEDUA ORANG TUANYA TELAH MENINGGAL 

Zohri adalah anak bungsu dari 4 saudara, memiliki cita-cita tinggi, salah satu cita-cita terbesarnya adalah ingin membahagiakan kedua orang tuanya yaitu membuatkan rumah. Hal ini pun dikatakan oleh kakak perempuanya Baiq  Fazilah yang ikut menangis ketika melihat adiknya menang di kampungnya. Tiadanya orang tua menjadi motovasi baru untuk Zohri bahwa dirinya harus menjadi seperti yang orang tua inginkan. Baginya orang tua adalah cita-cita terbesarnya, ketika seorang anak memiliki cita-cita tinggi untuk orang tua maka jalan-jalan kemudahakan akan dipersiapakan oleh Allah baginya, hal inilah yang menjadi One Minute Awareness bagi Zohri. Saya sering menjadi saksi akan kisah orang-orang suksesz dalam banyak bidang yang berbeda namun pada ujungnya keberhasilan mereka adalah dari kecintaan mereka kepada orang tua mereka sehingga ingin memuliakan dan membahagaikanya. Banyak orang yang sibuk mencari jalan atau bahkan jimat kesuksesan diluar sana dari hotel-hotel berbintang sampai menuju hutan dan gunung sepi mereka sering lupa bahwa kesuksesan itu ternyata rahasia ‘jimat”nya adalah orang tua kita sendiri.

TERLAHIR DALAM KEADAAN MISKIN

Publik terkaget dan tersadar ketika rumah Zohri diperlihatkan ke media oleh nitizen, rumah sederhana tampak lusuh dan biasa, namun dirumah inilah cinta dan motivasi Zohri dipupuk oleh kedua orang tuanya  semasa hidupnya. Ucapan orang tua selalu hidup dihati anak-anaknya walau orang tua telah wafat, setiap anak memiliki one Minute Awareness dari ucapan orang tua. Salah satu yang memotivasi Zohri adalah kemiskinan kedua orang tuanya sehingga dirinya selalu  membayangkan kebahagiaan orang tuanya ketika menjadi juara. Menjadi miskin bukanlah penyebab seseorang mengalami kegagalan, ada banyak cerita sukses dimulai dari keadaan miskin bahkan minus. Orang-orang yang menyadari kemiskinanya akan segera bangkit untuk menemukan jalan sukses dan kayanya, sementara mereka yang miskin dan tidak memiliki motivasi sukses hanya akan terkubur bersama kemsikinan itu sendiri. Kisah Zohri menyadarkan kita bahwa orang tua boleh miskin namun nasib anak-anak ditentukan oleh kesungguhanya masing-masing.

TIDAK MEMILIKI SEPATU KETIKA BERLATIH

Zohri adalah anak pendiam yang memiliki ketekunan dalam berlatih, di kampungnya setiap hari dia berlatih, Baiq Failah, kakanya mengatakan bahwa bakat Zohri terlihat sejak ada di bangku SMP. Walau tidak memiliki sepatu saat berlatih lari di pantai  Pelabuhan Bangsal Pemenang tidak membuat dirinya menyerah dan mengeluh, latihan dan terus berlatih dengan tekun bagi Zohri akhirnya membuahkan hasil. Kesimpulanya adalah kemenangan Zohri adalah karena ketekunan dalam berlatih yang dilakukan terus menerus. Hal inilah yang bisa dilakukan oleh kita semua, jika ingin sukses maka milikilah ketekunan dalam usaha anda.

Zohri menemukan One Minute Awareness dari kemiskinanya, bahkan membeli sepatu saja dirinya tidak sanggup sehingga harus berlatih degan tanpa sepatu di pantai, latihan terus menerus di pantai tanpa sepatu membuat Zohri mudah dan cepat ketika lari di lapangan yang dalam keadaan lurus atau normal, wajar Zohri memenangkan lomba lari tersebut, karena  perlombaanya bukan di pantai atau tempat yang banyak lumpur atau pasirnya. Kita bisa belajar bahwa latihan yang keras akan memudahkan kita sukses walau seringkali awalnya tidak nyaman dan berat.

Apa sih sebenarnya One Minute Awareness, dalam buku One Minute Awareness dijelaskan bahwa orang-orang sukses selalu memiliki tekanan dalam kehidupanya. One Minute Awareness adalah tekanan hidup yang membuat seseorang memiliki cita-cita, kemauan dan gairah untuk sukses diatas rata-rata.

Ingin merasakan training One Minute Awareness bisa hub NAQOY CENTER 081905666479, 081287475463 email [email protected], klik www.the7awareness.com

 

LEAVE A REPLY