Presiden Trump Didemo Ratusan Ribu Perempuan di Berbagai Kota

0
Sejumlah pengunjuk rasa menggelar aksinya guna menolak pelantikan DOnald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat yang ke-45 di depan kedutaan besar Amerika Serikat di London, Inggris.(Foto:Dok/Reuters)

RILITAS.COM, Internasional – Ratusan ribu pengunjuk rasa ikut turun ke jalan-jalan berbagai kota di Amerika Serikat dan juga di seluruh dunia untuk memprotes presiden AS yang baru, Donald J. Trump. Tak hanya itu, aksi protes diserukan lewat media-media sosial.

Demonstran beraksi di Boston, New York, Chicago, dan Los Angeles. Aksi solidaritas juga digelar di Sydney, Berlin, London, Paris, dan Cape Town.

Pesan utama yang diusung para pengunjuk rasa yang menamai gerakannya Women’s March menyerukan perhatian mereka terhadap hak-hak perempuan. Long march ini menarik sedikitnya 250 ribu orang dari berbagai belahan dunia dengan sebagian lainnya menyebut jumlah peserta mencapai sekitar 750 ribu.

Para pengunjuk rasa meneriakkan yel-yel menyerukan penghormatan terhadap hak asasi manusia, khususnya hak perempuan. Menurut kantor berita BBC, para aktivis menyatakan hak perempuan berada dalam ancaman di bawah pemerintah Trump.

Unjuk rasa yang berlangsung pada Sabtu lalu itu diikuti 500 ribu demonstran di Washington DC, yang merupakan ibu kota AS. Di Chicago, pengunjuk rasa mencapai 150 ribu orang. Sedangkan, di New York, Seattle, Boston, dan Miami, sekitar 300 ribu demonstran berkerumun di beberapa lokasi.

Di Inggris, 80-100 ribu orang ikut terjun dalam aksi di London. Demonstran juga berunjuk rasa di Belfast, Cardiff, Edinburgh, Leeds, Liverpool, Manchester, dan Bristol. Demo anti-Trump juga terjadi di Selandia Baru dan beberapa negara di Asia.(Tmp)

LEAVE A REPLY