Bawaslu Banten: Penggelembungan Suara Sulit Dilakukan

0
Pramono U Tantowi. (Foto: Dok/Net)
Pramono U Tantowi. (Foto: Dok/Net)

RILAS.COM, Pandeglang – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten Pramono U Tantowi menegaskan, penggelembungan suara pada Pilgub Banten 2017 sulit terjadi.

“Penggelembungan suara sejuah ini gak ada, karena saya yakin sulit dilakukaan,” kata Pramono, di Pandeglang, Rabu (22/2/2017).

Pernyataan ini dilontarkan terkait adanya indikasi dugaan penggelembungan suara seperti dituduhkan Tim Rano-Embay.

Sejuah ini, Bawaslu Banten mengaku telah menerima 12 laporan terkait dugaan pelanggaran yang diterima dari tim pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten nomor urut dua Rano Karno-Embay Mulya Syarief.

“Macam-macam dugaanya ada dugaan KTP palsu, pembukaan kotak surat suara, surat keterangan (Suket) palsu,” ungkapnya.

Selain itu, Bawaslu juga menerima tiga laporan terkait dugaan politik uang ditiga daerah, yakni di Kabupaten Tangerang, Lebak dan Kabupaten Serang.

“Semuanya kita tangani, kita minta keterangan dari saksi-saksi dengan dokumen lengkap, sejauh ini masih berproses. Ada enam laporan yang segera diselesaikan dan kemudian yang enam lagi masih dalam proses karena laporanya belakangan,” jelasnya. (red/ep/bh)

LEAVE A REPLY