Rokok Kretek Ganja Milik Rapper Iwa K

0
Seorang polisi menunjukkan foto melalui telepon genggam yang memperlihatkan penyanyi Iwa K diperiksa polisi, di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (29/04/2017). Iwa K diamankan petugas karena diduga membawa ganja saat akan terbang ke Makasar melalui Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Fajrin/Antara)
Seorang polisi menunjukkan foto melalui telepon genggam yang memperlihatkan penyanyi Iwa K diperiksa polisi, di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (29/04/2017). Iwa K diamankan petugas karena diduga membawa ganja saat akan terbang ke Makasar melalui Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Fajrin/Antara)

RILITAS.COM, Tangerang – Iwa Kusuma atau Iwa K adalah pelopor musik rap di tanah air. Albumnya yang berjudul Kuingin Kembali pada 1993 sempat melambungkan namanya. Tapi kiprahnya sebagai seorang rapper sudah mulai jauh sebelum album tersebut muncul. Ia pernah berkolaborasi dengan penyanyi Melly Manuhutu dalam album Beatify (1991) yang diterbitkan di Jepang.

Sebanyak enam album telah ia lahirkan. Namun, saat ini ia lebih dikenal sebagai pembawa acara, terutama di bidang olahraga. Penghargaan Panasonic Award sebagai pembawa acara olahraga pria terbaik pernah ia raih selama tiga tahun berturut-turut.

Sayang, prestasinya yang minim cela itu tercoret pada Sabtu (29/04/2017) kemarin. Ia tertangkap tangan membawa tiga batang rokok berisi ganja di Terminal 1A Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten sekitar pukul 05.30 WIB.

Petugas Bandara curiga terhadap bentuk rokok yang dibawa oleh Iwa K. Kejadian itu terjadi saat petugas melakukan pemeriksaan badan secara manual terhadapnya.

Saat itu, ada kotak rokok kretek yang tak ia keluarkan. “Karena kami curiga, maka kotak itu dibuka, ternyata ada tiga batang rokok seperti Dji Sam Soe,” kata Security Rescue and Fire Senior Manager Bandara Soetta Tommy Hadi Bawono kepada detikcom.

Kecurigaan para petugas semakin menjadi-jadi ketika melihat penampakan ketiga batang rokok itu tak seperti aslinya. Ujungnya terlihat terlinting dan lancip. Saat kertas putih pelapisnya dibongkar oleh petugas, warna tembakaunya hijau. Petugas pun segera membawa barang itu ke pihak Polres Bandara.

Iwa K tak bisa berkelit dengan temuan tersebut. Ia mengakui barang haram tersebut miliknya dan telah memakainya sejak dua bulan terakhir. Dari tes urine pun ia dinyatakan positif mengonsumsi zat tetrahidrokanabinol atau THC yang terdapat dalam ganja. Sementara itu, satu orang teman Iwa K berinsial R yang ikut bersamanya untuk pergi ke Makassar dan telah melakukan tes urine juga dinyatakan negatif THC.

Sampai saat ini Iwa K belum berstatus tersangka tapi tidak diizinkan pulang oleh pihak kepolisian. Kepala Satuan Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Martua Raja Silitonga mengatakan, ketiga rokok itu sedang diperiksa lebih lanjut apakah mengandung THC atau tidak. Selain itu, polisi saat ini sedang mengejar pemasok rokok ganja tersebut.

Menurut pengakuan Iwa K kepada polisi, ia mendapatkan rokok itu dari seseorang berinisial Y pada Kamis lalu pada pukul 10.30 WIB. Dalam sebuah acara, Y memberikannya kepada Iwa K. “IK memang sudah kenal lama, tapi Y menyerahkan kepadanya baru kali ini,” kata Raja.

Istri kedua Iwa K, Wikan Resminingtyas, hanya mengetahui sang suami pergi kemarin pagi untuk tampil di Palembang, Sumatera Selatang. “Dia mau kerja,” katanya. Ia mengaku belum mengetahui dengan jelas apa yang terjadi pada Iwa K. (bid/ant)

LEAVE A REPLY