Cara Tetap Bahagia Meski Menderita Diabetes

0
Ilustrasi. (Foto: Dok/Net)

RILITAS.COM, Kesehatan – Diabetes akan terasa lebih menekan ketika pasangan atau orang terdekat tidak memberikan dukungan nyata, seperti tidak peduli dengan perawatan harian atau tidak mau mengantarkan saat harus berobat ke dokter. Hal-hal tersebut bisa membuat orang dengan diabetes makin terpuruk dan malah akan membuat mereka tambah sakit.

Namun, jika Anda kebetulan mengalami kondisi ini dan  berhasil melalui itu semua, perasaan Anda pun akan lebih ringan dan bahagia. Salah satu kuncinya adalah mengelola stres dengan baik.

Tantangan emosi saat mengalami diabetes

Saat didiagnosis mengalami diabetes, akan ada beberapa tahapan emosi yang harus Anda kelola dan lewati. Komunikasikan perasaan ini semua kepada ahlinya agar Anda tidak semakin terpuruk.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda alami ketika pertama kali mengatahui bahwa Anda mengidap diabetes:

  • Penyangkalan

Ketika dokter mengonfirmasi bahwa Anda mengidap diabetes, awalnya mungkin Anda berpikir, “Mengapa ini terjadi pada saya?” atau “Ini pasti kesalahan!” Jika memang demikian, sadarilah bahwa itu merupakan penyangkalan. Banyak orang bereaksi seperti ini ketika didiagnosis dengan penyakit kronis, seperti diabetes.

Mulailah melakukan penyesuaian sebaik mungkin ketimbang berlarut-larut melakukan penyangkalan. Dengan bantuan dari dokter, keluarga dan teman, Anda akan mulai terbiasa mengikuti tes gula darah, mengonsumsi obat-obatan, bertemu dokter, diet, dan olahraga.

  • Kebingungan

Seperti kondisi kesehatan lainnya, diabetes dapat sulit ditangani. Anda mungkin tidak mengerti apa yang dikatakan dokter, atau apa yang harus Anda lakukan. Ajukan pertanyaan tentang apa pun yang tidak Anda mengerti. Lihat apakah ada seminar atau penyuluhan kesehatan mengenai diabetes di sekitar Anda; jika ya, ikutilah dengan ajak serta keluarga Anda.

Seiring waktu, Anda akan semakin akrab dengan apa artinya hidup dengan diabetes. Ini membantu merencanakan hidup Anda selanjutnya. Sertakan juga catatan kapan harus minum obat Anda, waktu untuk menguji kadar gula darah Anda, olahraga, dan beberapa ide makan sehat. Anda dapat membagikan rencana ini dengan dokter Anda untuk melihat apakah ada sesuatu yang harus diubah.

  • Marah

Anda mungkin menganggap kemarahan sebagai sesuatu yang buruk. Tetapi itu tidak selamanya identik dengan merusak atau negatif. Justru itu akan berguna bagi Anda.

Pikirkan kemarahan sebagai sumber energi. Pilih untuk menggunakannya sebagai sesuatu yang positif untuk kesehatan Anda, seperti olahraga. Kuncinya adalah ketika Anda marah, pakailah kemarahan itu menjadi sesuatu yang positif.

  • Kesedihan

Sangat normal untuk merasa sedih sesekali akibat didiagnosis diabetes. Anda mungkin merasa sangat terpuruk karena memiliki diabetes dan harus menjalani sejumlah pengobatan. Akan tetapi, itu bisa diatasi.

Jika perasaan sedih Anda tidak juga mereda, segeralah temui dokter. Dokter dapat merekomendasikan konseling atau terapi lain untuk membantu Anda menghadapi diabetes dan emosi-emosi yang muncul karena penyakit ini.

Jangan biarkan diabetes merenggut kebahagiaan Anda. Lebih baik Anda segera bangkit dan kembali menjalani hidup sambil tertib menjalani perawatan. Jika Anda bisa melewati itu semua, kebahagiaan Anda tidak akan hilang. (rs/rvs)

Sumber: Klik Dokter

LEAVE A REPLY