25 C
Serang
Minggu, 17 Februari 2019

Opini: Bagaimana Indonesia Berpotensi Jadi Jembatan China dan Amerika di Asia

Home Forum News Nasional Opini: Bagaimana Indonesia Berpotensi Jadi Jembatan China dan Amerika di Asia

Topik ini mengandung 0 balasan, memiliki 1 suara, dan terakhir diperbarui oleh  politik 10 bulan, 1 minggu yang lalu.

Melihat 1 tulisan (dari total 1)
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • #29741

    politik
    Peserta

    Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan mengatakan bahwa Indonesia dan China telah mengatasi masa lalu mereka yang sulit dan memiliki keyakinan yang sama dalam pembangunan Asia. Namun, sebagai kekuatan menengah, Indonesia tidak akan memilih antara China dan Amerika, tetapi dapat menjadi jembatan antara keduanya.

    Oleh: Luhut B. Pandjaitan (South China Morning Post)

    Ketika saya mempersiapkan kunjungan ke China pada minggu ini, saya merasa bahwa banyak negara seringkali harus menghapus bagian-bagian sejarah untuk menciptakan sejarah. Saya berpikir mengenai bagaimana Indonesia dan China telah mengatasi warisan ketidakpercayaan untuk membangun hubungan yang berkelanjutan dalam apa yang disebut Abad Asia. Mereka telah menjadi mitra alami di Asia.

    Pada tahun 1965, sebuah pemberontakan oleh komunis Indonesia yang berkaitan dengan Beijing menyebabkan salah satu krisis terburuk dalam sejarah Indonesia kontemporer. Hubungan dengan China anjlok; memang, hubungan diplomatik berhenti pada tahun 1967, dan baru dipulihkan pada tahun 1990. Sayangnya, hubungan ini diuji lagi sesaat setelah itu dengan serangan terhadap etnis China di Jakarta pada tahun 1998, dan oleh intervensi diplomatik Beijing atas nama mereka, meskipun korbannya adalah warga negara Indonesia.

    Dua dekade sejak itu, hubungan bilateral berkembang ke tingkat yang tidak dapat diramalkan oleh masa lalu yang tidak menyenangkan. Hubungan China-Indonesia saat ini tidak didasarkan pada nasib satu komunitas, tetapi pada investasi dalam masa depan Asia bersama pada masa transisi akut. Amerika Serikat (AS) tetap menjadi kekuatan global yang lebih besar, tetapi ruang lingkup dan tingkat keunggulannya berubah.

    read more : Opini: Bagaimana Indonesia Berpotensi Jadi Jembatan China dan Amerika di Asia

Melihat 1 tulisan (dari total 1)

Anda harus log masuk untuk membalas topik ini.

Berita Lainnya

Warga Baduy. (Foto: Dok/Net)

Suku Baduy Tolak Bantuan Dana Desa Senilai Rp 2,5 Miliar

RILITAS.COM, Lebak - Suku Baduy menolak bantuan dana desa yang dikeluarkan pemerintah sebesar Rp 2,5 miliar. Dana desa yang dikeluarkan pemerintah tersebut guna untuk membangun...

Pangan Diprediksi Jadi Isu Primadona Debat Kedua

RILITAS.COM, Jakarta - Pengamat Politik Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menilai pangan berpotensi menjadi isu primadona dalam debat kedua calon presiden (capres). Dia mengatakan, isu tersebut...

Strategi Kedua Paslon Presiden Raup Suara di Banten

RILITAS.COM, Serang - Timses pasangan capres-cawapres, Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sama-sama punya strategi memenangkan perolehan suara di Banten. Penasihat Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin di Banten, Mulyadi...